Langsung ke konten utama

Campur tangan Allah

Hi , namaku Putri. Aku saat ini sedang bekerja di salah satu Rumah Sakit di kota ku, tak perlu tau aku tinggal dimana ya hehehe. Aku enjoy dengan pekerjaanku selama ini, teman-teman yang ramah, suasana kerja yang asik, dan kerjaan yang sesuai dengan passion ku. Setiap kali berjalan, aku selalu disapa oleh mereka, ya hal itu karena aku yang suka tersenyum dan menyapa mereka. Sehingga meskipun baru 2 bulan saja, aku sudah kenal dekat dengan banyak karyawan disini. Dan tak terasa kini sudah bulan ke-4 aku bekerja di Rumah Sakit ini. Sudah dekat satu sama lain, sudah akrab dan menurutku mereka lah keluarga kedua, ku habiskan waktuku sebanyak 8 jam per hari bersama mereka. Canda tawa, bahkan sedih pun kami rasakan bersama. Hingga perpisahan itu pun dimulai...

Dinas Kesehatan di kota ku sedang membuka seleksi pegawai Non PNS, yang ntar bakalan ditempatkan di Puskesmas. Aku awalnya tak tertarik melihat itu, karena aku sudah enjoy di kerjaanku. Namun, tiba-tiba ada sesuatu yang mendorong keinginanku untuk mencoba seleksi tersebut. Oke , aku akhirnya menyiapkan beberapa berkas yang diperlukan, hingga rela menunggu lama untuk mendapatkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba. Mungkin sekitar 4 jam aku menunggu, capek, ngantuk, ingin segera pulang, semua bercampur aduk menjadi satu.  Sembari menunggu hasil yang keluar dari hasil pemeriksaan, akhirnya aku memutuskan untuk mengambil STR (Surat Tanda Registrasi) di kantor pos yang jaraknya cukup jauh. Waktu itu menunjukkan pukul 12.00 WIB, panas menyengat, sumuk, pusing, hehe.. Tapi aku tetep memaksakan berangkat untuk ngambil STR, biar aku bisa daftar di seleksi Dinkes.

Jam 12.30 WIB aku tiba di kantor pos untuk mengambil STR, tapi sayangnya pegawai masih istirahat, jadi aku nungguin deh sampe jam 13.00 WIB.
Yauda akhirnya aku diem disana, nunggu, hapean, dan ga kerasa setengah jam pun terlewati wkwk.
Terus aku masuk ke ruang customer service untuk pengambilan STR, eh uda masuk sana dan berharap banget STR bisa aku ambil saat itu juga, ternyata harapanku musnah dan pupus:((
STR belom bisa diambil saat itu juga, aku kecewa. Akhirnya aku pulang dengan tangan kosong.

Setelah dari kantor pos, aku kembali ke Puskesmas untuk mengambil hasil tes kesehatan. Aku bingung dan sempet nyerah "Ini aku lanjut daftar seleksi Dinkes ga ya? STR aja aku belom ada" -- gumamku dalam hati. Tapi aku ga boleh nyerah, aku uda ngabisin waktu berjam-jam untuk nunggu hasil tes kesehatan, terus uda mau nyerah gitu aja gara-gara ga ada STR?

Oke akhirnya aku bangkit wkwkwkw. Aku pulang ke rumah, ngetik surat permohonan jika STR akan menyusul, sementara ini aku lampirkan bukti sertifikat lulus uji kompetensi. Hehe namanya aja usaha. Waktu itu sudah menunjukkan pukul 14.25 WIB, padahal tutupnya Dinkes itu jam 15.00 WIB. Bener-bener mepet banget. Terus aku langsung ngeprint surat permohonan ku, aku langsung berangkat ke Dinkes. Huwaaa sampe di Dinkes sekitar jam 14.45 WIB, yaampun aku dagdigdug bakalan di terima apa ngga lamaran ku ini. Bismillah akhirnya aku masuk ke Dinkes dan ternyataaa uda sepi, uda mau tutup pendaftarannya. Waduh kalo aku ditolak hari ini, otomatis besok aku harus ke Dinkes lagi, dan izin ga masuk kerja lagi dong? hmm..

"Pak, permisi ini saya mau naruh lamaran seleksi Dinkes, dimana ya pak?" - tanyaku pada seucirty yang berada di dalam ruangan
"Formasi jabatan yang dipilih apa mbak" - tanyanya kembali
"Kesling, pak" jawabku
"Sek bentar ya mbak, masih dibuka apa ngga"

tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundakku
"Mbak Putri, mau daftar disini?" tanyanya
Hmm ternyata dia tetangga ku hehe
"Oh iya tante, mau daftar ini seleksi Dinkes. Masih bisa ga ya tante?"
"Masih bisa kok, kan belom jam 3 sore pas. Formasi apa?"
"Kesling, te"
"Iya langsung masuk aja, masih ada kok"

Alhamdulillah akhirnya aku dibolehin masuk dan kebetulan emang uda ga ada pelamar kesling, akhirnya berkasku langsung di cek, aku sempet dagdigdug sih ini ntar ditanyain STR gimana:( Yaaahh ternyata beneran toh, ditanyain perihal STR wkwk. Untuuung aja waktu itu ada formasi jabatan D3 Kesling yang persyaratan berkasnya tanpa STR. Yauda aku ambil formasi jabatan yang itu hehehe, tapi teteplah STR ku ntar aku lampirkan kalo uda dateng.

Setelah pengecekan berkas lamaran, aku langsung pulang dan istirahat. Nunggu pengumuman untuk tahap lolos administrasi keesokan harinya.

ALHAMDULILLAH AKU SENENG BANGET TERNYATA AKU LOLOS TAHAP ADMINISTRASI.

Setelah itu naik ke tahap selanjutnya, Tes psikologi (psikotes). Aku belajar dikit banget, krn menurutku psikotes itu hanya butuh konsentrasi. Yauda aku belajar seadanya dari internet hehe.

Alhamdulillah aku lolos psikotes:')) terharu banget. Alhamdulillah semua ini karena doa2 org tua, keluargaku, dan temen2 semua:'))
And then aku lanjut ke tahap tes tulis dan wawancara, wihh kurang 1 langkah lagi ini.

Pas tes tulis itu aku ngerasa 90% lah soalnya ada beberapa jawabanku yg salah:( Tapi Alhamdulillah pas wawancara itu aku ngerasa perfect. Aku bisa jawab pertanyaan dari 3 org dinkes, lancar, tanpa ragu2, ga gugup, Alhamdulillah.. semua itu juga karena praktek2 di kampus dan magang yg pernah aku lakuin. Aku berdoa semoga aku bisa lolos nih seleksi, biar bisa banggain ortu meskipun ga sebanding sama pengorbanan yg mereka berikan:')
Apapun hasilnya, aku yakin itu terbaik dari Allah.

Sekitar 2 hari aku nungguin hasil tes tulis dan wawancara, dan ternyataaaaaaa
Aku lolos!!!! Alhamdulillah! Barakallah.
Aku pengen nangis😭😭😭😭
Aku ngerasa bisa semulus dan selancar ini😭 Tanpa ada hambatan yg berat banget😭 Masyaallah makasih ibu bapak adek atas doa2nya💕 Terima kasih Ya Allah😭💕

Makasih juga buat temen2 yg uda ngedoain aku, makasih keluarga akuu, makasih eyang akuuu yg uda ngedoain aku terus sehabis sholat😭💕 luvyuuuu eyanggg.

Alhamdulillah akhirnya aku diterima sbg ASN Dinkes non PNS (BLUD). Menurutku ini sebuah pengalaman baru dan langkah awal dari kesuksesan. Tapi disisi lain, aku sedih banget harus ninggalin temen2 kerja Rumah Sakit, harus say goodbye sama mereka, dan aku gatau bakalan senangis apa ntar😭
Sekarang aja sebagian besar dari temen2 uda pada bilang
"Jangan pergi donggg"
"Kamu jahat ninggalin kita"
"Please don't leave me"
"Yaahh abis gini Putri ga disini lagi"
"Tetep maen bareng ya"
"Dateng loh ya ntar di lamaran ku"
"Putri ntar pas nikah undang kita2 ya"
"Jgn lupain kitaaa"

Dan masih banyak lagi:'))

Makasih temen2 semua uda kenal sama aku sedeket ini meskipun baru 4 bulan. Makasih banyak sdh respect dan friendly banget sama aku. Makasih juga atas bantuan2 yg kalian berikan wkt aku minta sesuatu:')
Makasih baaanyak❤️


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenalmu

Jika buah mangga ditakdirkan memiliki rasa yang manis, begitu juga dengan kita.. yang telah ditakdirkan untuk saling bertemu dan mengenal. Ya, mengenalmu bukan sebuah rencanaku apalagi rencana kita. Tidak. Bahkan aku dan dirimu pun tidak mengerti apa yang bakal terjadi esok hari. Aku yakin semua ini sudah digariskan Allah untukku, terlebih lagi bisa menjadi temanmu, meskipun aku tidak tahu apakah kamu juga merasakan keberuntungan yang sama denganku? Beribu-ribu orang diluar sana yang berlalu-lalang berpapasan denganmu, melewatimu tanpa bertegur sapa, dan melihatmu.. Tapi kamu adalah seseorang yang menjadi sebuah keberuntungan untukku. Aku mampu melihatmu, bercengkrama denganmu, bercanda tawa, bahkan hanya sekedar tanya kabar. Peluang untuk mengenalmu hanya 1:100.000.000.000... dan seterusnya (tak terhingga), tapi kini Dia telah memberikan dimensi waktu dan ruang yang sama untukku dan untukmu agar bisa saling mengenal. Namun, saat ini kita berada digaris ruang yang berbeda. Aku b...

Bumi dan Bulan

Bumi dan Bulan - HIVI Bidadari biru berlarut melamun Merajut sendu berlinang embun Mengapa kau membiru menyapa seribu tanya Buat apa, bila tahu jawabnya Ooh, kita bagai bumi dan bulan Berpasangan walau tak sejalan Mungkin kita harus belajar pada mereka 'Tuk tetap bahagia (Bagai bumi dan bulan) Mengapa kau bertanya (Bila kau tahu) bila kau tahu jawabnya Buat apa, kita takkan bersama (Dan kita tak akan bersama) (Oh oh oh oh) Biar cerita dikenang indahnya Jangan paksakan cinta 'kan ada Haruskah kisah dinoda benci Harimu yang nanti akan cerah kembali (kembali) Kita bagai bumi dan bulan (oh, kita bagai bumi dan bulan) Berpasangan walau tak sejalan (berpasangan walau tak sejalan) Mungkin kita harus belajar pada mereka 'Tuk tetap bahagia kita bagai bumi dan bulan Berpasangan walau tak sejalan, hmm(berpasangan walau tak sejalan) Mungkin kita harus belajar pada mereka 'Tuk tetap bahagia (Kita bagai, bumi bulan) Kita bagai, bagai bumi bulan (berpa...

Bangkit

"Aku mendukungmu dengan siapapun yang kamu pilih, asalkan dia terbaik buat kamu" "Kita pernah punya masa lalu yang buruk, saat ini kita harus bangkit. Bahkan aku yang sudah kenal dia bertahun-tahun pun harus rela melepaskannya. Semua itu ada hikmahnya" "Aku sekarang ga cari pacar, tapi cari pasangan yang baik, yang sama-sama mau berjuang" ---Beberapa penggal kalimat sahabat kecilku yang terngiang--- Dia bijak, ya bijak sekali. Dulu perihal luka lah dia yang menyembuhkan. Yang memberiku semangat. Yang menyadarkanku. Terima kasih, sob. Kadang saat ia berbicara guna menyadarkanku, ga kerasa langsung netes aja nih air mata:( Sial:( Tapi setelah itu aku berpikir dan merenungi kata-katanya ketika aku sudah mulai berdamai dengan hati. Semua yang ia katakan menurutku benar, memberiku energi positif, dan membangkitkanku dari luka. Tapi terkadang diriku masih susah melakukan saran-saran yang dia berikan, karena ego ku masih tinggi. Baginya, luka adalah sebua...